Skip to main content

Posts

Konservasi – Edukasi Jadi Fokus Komunitas Pecinta Satwa, Jack Jungle

Jack Jungle merupakan salah satu komunitas pecinta satwa di Pasuruan. Sekilas kegiatan mereka tak ada yang berbeda dengan komunitas pecinta satwa lainnya. Namun di balik itu, ada visi yang bentuknya tak hanya sekadar menyukai satwa namun mereka berfokus pada kegiatan konservasi sekaligus edukasi satwa. SECARA tak sengaja, Wartabromo bertemu dengan satu komunitas pecinta satwa yang tampak berbeda dengan komunitas lainnya di sebuah acara pameran pecinta satwa. Mereka tampak mencolok dibanding lainnya. Tagline yang menarik, sebuah tulisan Jack Jungle lalu diikuti dengan kata Konservasi dan Edukasi. Ditengah semakin maraknya kasus perburuan hewan langka, Jack Jungle hadir dengan misi melakukan konservasi dan edukasi terhadap satwa. “Kurangnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan satwa menjadi penyebab utama terjadinya kepunahan satwa di Indonesia. Hal tersebut tercermin dengan maraknya perburuan dan perdagangan satwa,” ungkap Rizki Arief Ketua Jack Jungle kepada War...
Recent posts

Edukasi Pengendara Agar Tak Terobos Palang KA Bersama Komunitas Railfans Daop Empat

Hobi tak melulu menjadi media untuk melepas penat atau bersenang-senang. Hobi bisa menjadi sarana edukatif. Seperti Komunitas Railfans Daop Empat (KRDE) ini. Kecintaannya terhadap kereta api (KA) sejalan dengan upaya menekan angka kecelakaan di perlintasan KA. Railfans sendiri merupakan komunitas pencinta kereta api.  Terbentuk pada 20 Agustus 2011, di bawah naungan PT Kereta Api Indonesia Daop Empat Semarang. Selain menyukai moda transportasi KA maupun miniaturnya, komunitas ini juga getol mengedukasi masyarakat. Taat berlalu lintas ketika melewati perlintasan KA. “Kecelakaan sering terjadi di perlintasan yang dijaga ataupun tidak, kita getol melakukan sosialisasi ini agar tidak lagi jatuh korban,” kata penasihat KRDE Noviar Yudho Prasetyo. Pria yang akrab disapa Noviar ini menilai, kegiatan sosialisasi ini wajib dilakukan sebagai wujud kecintaan KRDE kepada KA. Tak jarang komunitas ini turun ke jalan dan perlintasan KA. Membentangkan spanduk berisi imbauan kepada pengendara ...

Mengenal Semarang Babywearers: Komunitas Menggendong dari Semarang

Menggendong bayi tak bisa sembarangan. Ada ilmu-ilmu tertentu agar di buah hati merasa nyaman. Sejumlah ibu membentuk Semarang Babywearers (SBW) untuk berbagi informasi tentang bayi. Semua ibu pasti menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Tak pelak mereka sangat memperhatikan nutrisi, pakaian, bahkan sampai cara menggendong anak sekalipun. Dua ibu asal Semarang, Arinta Dessy dan Rully Rista merasa membutuhkan ilmu tentang menggendong bayi.  Mereka kemudian mulai menggali informasi di Internet dan menemukan Indonesian Babywearers (IBW) di Jakarta. Dari situlah mereka bergabung dan meminta izin kepada IBW pusat untuk membuka cabang di Semarang karena mereka pikir ibu-ibu domisili asal Semarang akan kesulitan jika ingin belajar di IBW pusat. Lalu pada Juli 2016, komunitas Semarang Babywearers (SBW) ini akhirnya resmi didirikan dengan tujuan edukasi menggendong dan ilmu parenting lainnya.  Setelah terbentuk, komunitas ini sempat tidak mendapat respon baik dari masyarakat seki...

Menggilai Godzilla Bareng Godzilla Freaks Indonesia

  Apa yang ada di benak lo kalau mendengar  godzilla ? Pasti langsung ngebayangin monster kadal dari Jepang yang ikonis banget, ‘kan? Godzilla atau Gojira adalah karakter monster yang diciptakan oleh Ishiro Honda, Tomoyuki Tanaka, serta Eiji Tsuburaya dan diproduksi oleh studio Toho pada 1950-an. Semenjak memulai debutnya dalam film  Godzilla  (1954), monster ini juga muncul di berbagai film dan serial serta jadi sosok populer di dunia. Kengerian dan keperkasaan Godzilla enggak cuma dikagumi sama orang Jepang, loh. Waktu Viki lagi berkunjung ke AnimeToku Convention 2017 (26/11) yang berlokasi di Kuningan City, Viki sempat ngobrol sama perwakilan komunitas Godzilla Freaks Indonesia (GFI).  Nah, apakah lo termasuk penggemar si monster raksasa ikonis dari Jepang ini? Mungkin aja komunitas ini bisa mengakomodasi segala hasrat lo. Simak, ya! 1. Dibentuk di Jakarta pada 2016 Viki berjumpa dengan salah satu perwakilan dari GFI yang bernama Dipa Biomantara atau biasa di...

Ngobrol Seru Soal Kaktus Bareng Komunitas Skate

Hijau dan berduri lebat, itulah julukan yang disematkan pada salah satu tanaman yang disebut kaktus atau cactaceae. Tanaman yang tinggal di dataran gersang ini sudah lama menjadi peliharaan bagi para pecinta tanaman atau mereka yang menyukai tanaman kaktus. Keunikan dari fisiknya membuat setiap insan yang meliriknya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tidak hanya pada fisik, kaktus juga mempunyai kelebihan dari tanaman lainnya yang mampu membuat orang semakin suka dengannya. Ditemui oleh pada acara pameran Flora dan Fauna bulan Januari lalu, Mediaini diberi kesempatan untuk berbicara langsung dengan sebuah komunitas para pecinta kaktus yakni Skate atau Semarang Kaktus & Sukulen Syndicate. Berawal dari Facebook, komunitas yang berdiri satu tahun ini sudah beranggotakan lebih dari 30-an member aktif bahkan terdapat member dari luar Semarang. Selain wadah untuk berbagi ilmu tanaman kaktus, Skate juga mempunyai visi misi yaitu edukasi terkait perawatan kaktus itu sendiri dan j...